Tampilkan postingan dengan label batik tulis indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batik tulis indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juni 2014

Pembagian Pola Batik Indonesia

Pembagian Pola Batik Indonesia. Pembagian atau penggolongan pola batik Indonesia bukan hal yang mudah, oleh karena itu setiap hasil yang diperoleh akan selalu bersifat garis besar dan semata-mata dimaksudkan untuk pegangan bagi pencita batik indonesia maupun peneliti batik.
Ada 2 macam pola dalam batik Indonesia.
  1. Pola Geometris
  2. Pola Non-Geometris
Adapun Pola Geometris terbagi atas :
  • Pola Banji
  • Pola  Ceplok atau Ceplokan
  • Pola Kawung
  • Pola Nitik
  • Pola Garis Miring
Adapun Pola Non-Geometris terdiri dari :
  • Pola Semen
 Pada permulaan abad ini Rouffaer dalam bukunya mencoba mengumpulkan nama-nama pola batik yang terkenal dan berhasil mengumpulkan sebanyak 3000 macam. Dalam jangka waktu sejak ditulisnya buku tersebut sampai kepada tulisan ini ditulis. Tentu seni batik mengalami perkembangan yang sangat pesat, demikian pola-pola bertambah banyak jenisnya, berganti-ganti muncul dan hilang mengikuti perubahan selera pemakainya. Pola batik yang berubah menambah khasanah perkembangan batik Indonesia serta menjadikan batik semakin berjaya di negeri sendiri.





Selasa, 03 Juni 2014

Batik Pekalongan



Batik Pekalongan. Walaupun catatan resmi kapan kain batik mulai dikenal di kabupaten Pekalongan tidak ditemukan, tetapi diperkirakan batik sudah ada di sana kurang lebih sekitar tahun 1800. Menurut catatan yang ada , ditemukan motif seperti motif pohon kecil berupa bahan baju dindikasikan tahun pembuatannya 1802.
Perkembangan sangat pesat dalam dunia batik pekalongan diperkirakan terjadi setelah perang pada tahun 1825-1830 di kerajaan Mataram yang disebut dengan perang Diponegoro atau Perang Jawa. Dengan terjadinya perang tersebut  membuat keluarga kraton serta para pengikutnya terdesak sehingga banyak yang meninggalkan kerajaan. Mereka tersebar ke arah Timur dan Barat. Kemudian di daerah – daerah baru itu para keluarga dan pengikutnya mengembangkan tradisi membatik.
Ke arah timur batik Solo dan Yogyakarta menyempurnakan dan mengembangkan corak batik yang telah ada, Cara membatik ini tersebar di Mojokerto serta Tulungagung hingga sampai Gresik, Surabaya dan Madura.
Sedangkan ke arah Barat batik berkembang di Banyumas, Kebumen, Tegal, Cirebon dan Pekalongan. Dengan adanya migrasi budaya ini, maka batik Pekalongan yang telah ada sebelumnya semakin berkembang secara teknik dan coraknya.
Seiring berjalannya waktu, Batik Pekalongan mengalami perkembangan pesat dibandingkan dengan daerah lain. Sehingga batik Pekalongan lebih dikenal dari daerah lain. Di Kabupaten Pekalongan batik berkembang di sekitar daerah pantai, yaitu di daerah Pekalongan kota dan daerah Buaran, Pekajangan serta Wonopringgo.
Demikian sekilas tentang Batik Pekalongan yang merupakan salahsatu keunggulan batik Indonesia. Semoga bermanfaat.

Senin, 02 Juni 2014

Batik



Batik merupakan teknik pembuatan pakaian dengan tata aturan yang rumit dan pakem tradisi . Pembuatan Batik di Indonesia khususnya di pulau Jawa sudah mendarah daging. Dari kalangan pelajar sampai dengan ibu rumah tangga mempelajari teknik membatik. Sejarah batik sudah ada sejak jaman jawa kuno, penggunaan bahan-bahan yang sederhana dengan menggunakan pewarnaan yang sederhana pun dengan motif yang rumit bisa menghasilkan batik yang mengagumkan.

Ada 2 ciri khas dalam membatik yaitu :
  1. Teknik pewarnaan yang menggunakan malam untuk menutupi kain dari proses pewarnaan
  2. Motif –motif yang digunakan sangat rumit, bahkan beberapa motif diberikan julukan nama
Ada 3 teknik dalam membatik antara lain :
  • Batik Tulis adalah pembuatan batik dengan menggunakan alat canting dengan bahan malam sebagai penutup pewarnaan.
  • Batik Cap adalah proses pembuatan batik dengan menggunakan cating cap, yang mempunyai bentuk seperti stempel dari bahan tembaga.
  • Batik Lukis adalah teknik membatik dengan menggunakan kuas dan canting atau kombinasi keduanya, serta bercorak bebas tidak mempunyai ikatan tertentu seperti batik tradisional.
Batik Negara Indonesia merupakan warisan leluhur yang perlu di lestarikan. Bahkan UNESCO telah memberikan status Warisan Budaya Untuk Budaya Lisan Dan Non Bendawi. Sehingga harga jual batik Indonesia bisa dirasakan semua kalangan.